Selasa, 17 Mei 2011

Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan
Ada tiga faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang yaitu:
a. Penyebab penyakit (agent)
Agent adalah faktor esensial yang harus ada agar penyakit dapat terjadi. Agent dapaat berupa benda hidup,tidak hidup,enersi,sesuatu yang abstrak,yang dalam jumlah yang berlebih atau kurang merupakan sebab utama/esensial dalam terjadinya penyakit.
b. Manusia sebagai tuan rumah (Host)
Host disebut juga pejamu,adalah populasi atau organisme yang diteliti dalam suatu studi. Elemen host ini sangat penting dalam proses terjadinya penyakit ataupun dalam pengendaliannya, karena ia sangat bervariasi keadaannya bila dilihat dari aspek sosial ekonomi,budaya,keturunan,lokasi geografis,dll.
c. Lingkungan hidup
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada diluar diri host,baik benda mati,benda hidup,nyata atau abstrak,seperti suasana yang terbentuk akibat interaksi semua elemen-elemen tersebut,termasuk host yang lain.

Gangguan keseimbangan antara tiga faktor tersebut menyebabkan timbulnya penyakit.
Usaha-usaha Kesehatan Masyarakat ditujukan untuk mengendalikan keseimbangan dari ketiganya sehingga setiap warga masyarakat dapat mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

a. Penyebab Penyakit
Penyebab penyakit dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu:
1) Golongan exogen
Yaitu penyebab penyakit yang terdapat di luar tubuh manusia yang dapat menyerang perorangan dan masyarakat.
Golongan exogen dibagi dalam:
a) Yang nyata dan hidup
Penyebab penyakit ini sering disebut bibit penyakit, dapat berupa bakteri, virus, rikettsia, jamur, protozoa, cacing dan lain sebagainya.
b) Yang nyata tak hidup
(1) Zat-zat kimia
Zat kimia dapat dibagi lagi ke dalam zat kimia berasal dari luar tubuh atau exogen, terutama banyaknya zat kimia pencemar lingkungan, dan dari dalam tubuh (endogen) seperti metabolit,hormon,dll.
(2) Trauma
- Trauma elektrik : kena arus listrik
- Trauma mekanik : terpukul, tertabrak
- Trauma thermik : terbakar
(3) Makanan : kekurangan beberapa zat makanan seperti protein,vitamin, atau kekurangan makanan secara keseluruhan (kelaparan)
(4) Zat fisis seperti temperatur, kelembapan, kebisingan, radiasi pengion, radiasi non pengion, semuanya dapat menyebabkan penyakit
c) Yang abstrak
(1) Bidang ekonomi : kemiskinan
(2) Bidang social : sifat anti-sosial,yaitu
(3) Bidang mental (kejiwaan) : kesusahan, rasa cemas, rasa takut
2) Golongan endogen
Yaitu penyebab penyakit yang terdapat di dalam tubuh manusia yang dapat menyerang perorangan dan masyarakat.
Penyebab penyakit golongan endogen terdiri atas complex sifat seseorang yang dasarnya sudah ditentukan sejak lahir,yang memudahkan timbulnya penyakit-penyakit tertentu.
Yang termasuk dalam golongan ini antara lain:
- Habitus(perawakan) misalnya habitus astenicus yaitu perawakan yang tinggi, kurus, dan berdada sempit dikatakan mudah terserang penyakit tuberculosa.
- Penyakit-penyakit turunan misalnya : asthma, buta warna, haemophili, kebotakan
- Faktor usia :daya tahan tubuh pada bayi, anak-anak, orang dewasa, dan pada orang lanjut usia berbeda-beda.
b. Manusia sebagai tuan rumah
Berbicara tentang kesehatan, maka jelaslah manusia sebagai tuan rumah, yaitu manusia yang dihinggapi penyakit merupakan faktor yang sangat penting.
Bila seseorang dikenai suatu penyebab penyakit atau ditulari bibit penyakit, belum tentu akan menjadi sakit, karena masih tergantung pada beberapa hal.
Salah satu diantaranya adalah daya tahan tubuh orang tersebut. Daya tahan tubuh yang tinggi baik jasmani, rohani, maupun sosialnya dapat menghindarkan manusia dari berbagai jenis penyakit.
Keadaan fungsi tubuh seseorang ditentukan oleh struktur,maka status fisiologi struktur yang normal akan memberi status fungsi yang normal pula. Tetapi fungsi yang normaal itu sendiri akan mempengaruhi manifestasi suatu penyakit. Misalnya apabila seseorang ibu hamil maka keadaan ini secara fisiologia normal namun dapat menimbulkan berbaagai keadaan sakit, seperti keracunan kehamilan, hipertensi, tekanan jiwa,dll. Demikian pula dalam keadaan pubertas yang membuat orang lemah akibat dari ketidakseimbangan hormonal. Ia mudah terkena penyakit TBC, Acne(jerawat).

Daya tahan tubuh ini dapat dipertinggi dengan :

- Makanan yang sehat, cukup kwalitas maupun kwantitasnya.
Apabila kwantitas nutrien cukup, tetapi kwalitasnya kurang maka orang dapat menderita berbagai kekurangan vitamin, mineral, protein, dll. Tetapi apabila orang kurang jumlah nutriennya, maka ia akan menderita marasmus. Kombinasi keduanya sering kali ditemukan bersama-sama dengan kekurangan kwantitas makanan. Secara umum kekurangan gizi akan berpengaruh terhadap keekuatan daya tahan dan respon imunologis terhadap penyakit dan keracunan.
- Vaksinasi untuk mencegah penyakit infeksi tertentu.
Kekebalan terhadap berbagai penyakit bisa diperoleh dari pengalaman sakit dan vaksinani(aktif),atau mendapat serum (pasif). Namun ada juga penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh tidak dapat membuat antibodi apapun terhadap penyakit apapun. Penyakit ini adalah penyakit AIDS atau acqiured immune defisiensi syndrome.
- Pemeliharaan pembinaan kesehatan jasmani dengan cara olahraga secara teratur.
- Cara hidup yang teratur : bekerja, beristirahat, berekreasi, dan menikmati hiburan pada waktunya.
- Menambah pengetahuan baik dengan menuntut ilmu di sekolah, membaca buku, mengakses internet, ataupun dari pengalaman-pengalaman hidup dalam masyarakat.
- Patuh pada ajaran agama.
Daya tahan masyarakat tergantung pula pada daya tahan perorangan yang membentuk masyarakat tersebut. Makin tinggi daya tahan perorangannya, serta makin banyak perorangan yang meningkatkan daya tahan tubuhnya, akan makin tinggi pulalah daya tahan masyarakat, sehingga kesehatan masyarakatnya akan lebih terjamin.
c. Lingkungan hidup
Lingkungan hidup adalah segala sesuatu baik benda maupun keadaan yang berada di sekitar manusia, yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia dan masyarakat.
Lingkungan hidup ini dapat dibagi dalam empat golongan yaitu :
(1) Lingkungan biologic
Terdiri dari organisme-organisme hidup yang berada disekitar manusia
Yang merugikan:
- Bibit penyakit seperti : bakteri,virus, jamur, protozoa, cacing,dll
- Binatang penyebar penyakit seperti: lalat, nyamuk, kutu, tikus, dll
- Organism-organisme sebagai hama tanaman atau pembunuh ternak.
Yang berguna:
- Tumbuh-tumbuhan dan hewan sebagai sumber bahan makanan
- Organisme yang berguna untuk industri misalnya untuk pembuatan antibiotika atau sebagai bahan obat.
(2) Lingkungan fisik
Terdiri atas benda-benda yang tak hidup yang berada di sekitar manusia. Termasuk di dalam golongan ini: udara, sinar matahari, tanah, air, perumahan, sampah, dll.
Yang merugikan:
- Udara yang berdebu,membentuk gas-gas yang merugikan seperti CO2, CO, SO2.
- Iklim yang buruk
- Tanah yang tandus
- Air rumah tangga yang buruk
- Perumahan yang tidak memenuhi syarat kesehatan
- Pembuangan sampah dan saluran limbah yang tidak teratur.
Yang berguna:
- Udara yang bersih,banyak mengandung O2
- Tanah yang subur dengan iklim yang baik
- Makanan, pakaian, dan tempat tinggal yang memenuhu syarat kesehatan.
3) Lingkungan ekonomi
Lingkungan ekonomi merupakan lingkungan hidup yang abstrak.
Yang merugikan
- Kemiskinan
Merupakan lingkungan hidup yang sangat membahayakan kehidupan manusia baik secara jasmani, rohani, dan sosial.
Karena miskin orang tidak dapat memenuhi kebutuhan akan makanan yang sehat, yang akan melemahkan daya tahan tubuh dehingga mudah terserang suatu penyakit.
Penyakit yang timbul karena kekurangan makanan di antaranya adalah:
• Busung lapar pada orang dewasa
• Kwashiorkor (kekurangan protein) pada anak-anak
• Penyakit-penyakit karena kekurangan vitamin misalnya : xeropthalmia, scorbut, beri-beri.
Kemiskinan yang parah dapat meruntuhkan akhlak manusia secara total sehingga tidak lagi menunaikan kewajiban-kewajiban socialnya. Menjadikan manusia menjadi kurang/tidak bertanggung jawab. Menumbuhkan sikap egoistis dan munculnya berbagai kejahatan baik yang dilakukan anak-anak/remaja maupun yang dilakukan orang dewasa. Karena itu perkembangan dalam bidang kesehatan harus berjalan sesuai dengan perkembangan dalam bidang sosio-ekonomi.
- Yang menguntungkan
Kemakmuran yang merata pada setiap warga masyarakat.
4) Lingkungan mental social
Lingkungan mental social juga termasuk lingkungan yang abstrak
- Yang merugikan
• Sifat a-sosial yaitu sifat orang yang tak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sehingga seringkali melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan hukum-hukum yang berlaku dalam masyarakat. Orang demikian biasanya dibenci masyarakat.
• Sifat anti social yaitu sifat orang yang terang-terangan tindakanya bertentangan dengan hokum-hukum yang berlaku dalam masyarakat.
• Sifat mementingkan diri sendiri
• Kebiadaban
- Yang menguntungkan
• Sifat gotong-royong
• Sifat patuh pada peraturan yang berlaku
• Sifat berperi kemanusiaan berdasarkan ke-Tuhanan Yang Maha Esa

Ke empat macam lingkungan hidup di atas, berpengaruh secara timbal balik. Kemiskinan bila disertai dengan sifat a-sosial dan anti social akan menyebabkan keruntuhan akhlak secara total.


























Daftar Pustaka
Entjang,Indan.1997.Ilmu Kesehatan Masyarakat.Bandung:PT.CITRA ADITYA BAKTI.
Soemirat,Juli.1999.Epidemiologi Lingkungan.Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar